SELAMAT DATANG DI WWW.ISTANAGOAL.COM AGEN BETTING ONLINE DENGAN PASARAN TERBAIK : SBO | IBC | AFB , DAN GAME TERLENGKAP : SPORT, TOGEL, CASINO LIVE, POKER, SLOT GAME | BONUS CASHBACK SPORTBOOK 15% | BONUS ROLLINGAN CASINO 0.8% DLL.

Segala Sesuatunya Pas untuk Liverpool Mengejutkan Madrid

Segala Sesuatunya Pas untuk Liverpool Mengejutkan Madrid

ISTANA GOAL -- Liverpool menantang Real Madrid di final Liga Champions. Status Madrid sebagai juara dua musim terakhir dan punya sejarah besar di kompetisi, pas untuk sebuah kejutan.

Liverpool akan menantang juara bertahan, Madrid, pada final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, Minggu (27/5/2018) dinihari WIB di final Liga Champions. Bagi Liverpool, ini merupakan final pertama setelah 2006/2007 silam dimana mereka jadi runner-up di belakang AC Milan.

Sementara untuk Madrid, ini adalah final keempat dalam lima musim terakhir. Dalam tiga final sebelumnya, mereka selalu sukses tampil sebagai pemenang. Secara keseluruhan, Los Blancos saat ini dalam laju tak terkalahkan di enam final Liga Champions.

Tren tersebut, plus catatan 12 trofi yang sudah diraih di kompetisi, membuat Madrid masih diunggulkan. Sementara eks pemain Liverpool, Phil Thompson lebih senang melihat seluruh catatan itu sebagai kondisi yang dipersiapkan semesta untuk Liverpool.

Dia yakin tim Liverpool saat ini sangat punya kualitas untuk mengalahkan dan memberi kejutan buruk untuk Madrid. Bahkan sejak awal, lingkungan di sekitar Liverpool berharap-harap bisa menghadapi Madrid di final karena melihat ada celah yang bisa dimanfaatkan trio Roberto Firmino, Sadio Maneh dan Mohamed Salah.

"Sebelum semifinal. Anda berpikir siapa yang cenderung Anda inginkan dan itu selalu mengarah ke Real Madrid. Cara mereka menyerang dengan meninggalkan ruang-ruang cocok untuk Liverpool. Real Madrid hanya bisa bermain seperti itu," ungkap Thompson.

"Bagi mereka bisa juara dua musim beruntun dan mengejar yang ketiga serta dengan sejarah Real Madrid di kompetisi ini, Anda harus menjadikan mereka favoritnya. Tapi saya lebih suka menyebutnya seperti itu karena saya rasa mereka akan mendapatkan kejutan besar, karena tim Liverpool ini bisa melukai siapapun."

"Madrid memang sudah lebih baik di semifinal ketimbang di laga-laga belakangan ini di liga dan mereka sudah sangat beruntung di banyak kesempatan. Sejumlah pemain mereka menua dan Liverpool punya energi lebih besar di lapangan, khususnya di tengah," tambahnya.

Sebagai catatan, Liverpool adalah tim terakhir yang mengalahkan Madrid di final Piala/Liga Champions, yakni pada musim 1980/1981. Kala itu Thompson jadi salah satu pemain yang turun sebagai starter.

No comments

Powered by Blogger.