SELAMAT DATANG DI WWW.ISTANAGOAL.COM AGEN BETTING ONLINE DENGAN PASARAN TERBAIK : SBO | IBC | AFB , DAN GAME TERLENGKAP : SPORT, TOGEL, CASINO LIVE, POKER, SLOT GAME | BONUS CASHBACK SPORTBOOK 15% | BONUS ROLLINGAN CASINO 0.8% DLL.

Razia indekos di Solo, polisi temukan pipet dan kondom

Satuan Narkoba Polresta Surakarta menyisir sejumlah indekos di Kota Bengawan, Kamis (29/3) siang. Penyisiran dilakukan untuk mencari para pengguna atau pengedar obat-obatan terlarang di rumah kos.
Tim Satnarkoba langsung menggerebek sebuah kos eksklusif di kawasan Kelurahan Kerten, Laweyan. Saat digerebek, penghuni kos sedang berada di kamar. Petugas pun segera memeriksa penghuni kos tersebut.
Mereka juga menggeledah seisi kamar. Di antaranya lemari, rak sepatu, belakang televisi, kamar tidur hingga saku pakaian yang sedang digantung di gantungan baju.
Penghuni kamar bernama Kaneesha (25), merupakan warga Salatiga. Tak hanya digeledah, Kaneesha juga harus menjalani tes urin di tempat, namun hasilnya negatif narkotika.
Di kamar Kaneesha, petugas menemukan alat kontrasepsi dan pipet. Namun membantah pipet tersebut miliknya. Kaneesha mengatakan, pipet tersebut milik temannya yang tinggal di Surabaya.
"Ini giat kami lakukan agar tempat kos-kosan di Solo tak digunakan sebagai tempat penyalahgunaan dan peredaran narkoba," ujar Kasat Narkoba Polresta Solo, Kompol Edy Sulistiyanto.
Sebelum melakukan razia, kata Edy, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak penjaga dan pemilik kos.
"Yang janggal hanya penemuan pipet di kamar kos Kaneesha. Tetapi yang bersangkutan usai dites urin negatif narkotika," ujar dia.
Menurut penjaga kos, Titis (24), tempat tersebut memiliki 32 kamar. 27 di antaranya terisi. Di tempat tersebut pemilik membolehkan perempuan, laki-laki ataupun pasangan suami istri untuk menyewa kamar.
"Semua boleh, laki-laki, perempuan, dan juga pasutri bebas kos di sini. Harganya dari Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta per bulan," pungkas dia.

No comments

Powered by Blogger.