SELAMAT DATANG DI WWW.ISTANAGOAL.COM AGEN BETTING ONLINE DENGAN PASARAN TERBAIK : SBO | IBC | AFB , DAN GAME TERLENGKAP : SPORT, TOGEL, CASINO LIVE, POKER, SLOT GAME | BONUS CASHBACK SPORTBOOK 15% | BONUS ROLLINGAN CASINO 0.8% DLL.

Hina Guardiola, Raiola ucapkan kata-kata yang parah abis

Agen pemain tersohor asal Italia Mino Raiola menghina Josep Guardiola sebagai sosok pengecut karena ia tak suka dengan caranya memperlakukan beberapa kliennya seperti Zlatan Ibrahimovic.
Guardiola adalah salah satu pelatih terhebat di sepakbola saat ini. Kejeniusannya telah berhasil membuatnya meraih banyak trofi juara saat bersama Barcelona maupun Bayern Munchen.

Kehebatan pria asal Spanyol itu memang diakui oleh Raiola. Akan tetapi pria asal Italia itu mengaku tak suka dengan sisi lain dari Guardiola.

Ia tak suka dengan cara Guardiola memperlakukan para pemainnya. Riola lantas mengungkit masa-masa sulit Ibrahimovic saat masih di Barcelona.

Kala itu Ibrahimovic didatangkan pada Juli 2009. Awalnya ia sempat sering jadi andalan Guardiola. Di sana ia bahkan sempat membantu Blaugrana memenangi trofi La Liga, Supercopa de Espana (2009 & 2010), UEFA Supercup dan Piala Dunia Antar Klub.
Akan tetapi, di musim berikutnya hubungannya dengan Guardiola memburuk. Bahkan Ibrahimovic tak pernah disapa oleh pelatih plontos itu sejak Februari 2010. Pada akhirnya pemain asal Swedia itu dilepas ke AC Milan pada Agustus 2010 dengan status pinjaman dan opsi pembelian permanen pada musim berikutnya.

"Pep Guardiola, sang pelatih, fantastis. Sebagai orang, ia benar-benar nol. Ia pengecut, anjing. Ia adalah pendeta klasik. "Lakukan apa yang saya katakan - jangan lakukan apa yang saya lakukan." Jika Manchester City memenangkan Liga Champions musim ini, itu akan menekankan betapa bagusnya dirinya - tapi saya akan membencinya," ketusnya seperti dilansir Sportsmole.
"Saya pergi menemuinya malam itu di koridor di Wembley (pada tahun 2011) - hanya Adriano Galliani, bos AC Milan, yang menghentikan saya. Beruntung bagi Guardiola," beber Raiola.

"Guardiola menyuruh Zlatan untuk menemuinya jika ia pernah punya masalah atau keluhan. Tapi kemudian ia mengabaikannya dan tidak memainkannya. Ia bahkan tidak mengatakan: "Halo" kepada Zlatan. Guardiola melakukan hal yang sama kepada Maxwell yang adalah anak yang baik. Jadi saya menyuruh Zlatan pergi dan memarkir Ferrari-nya di tempat si manajer," ungkapnya.

No comments

Powered by Blogger.