SELAMAT DATANG DI WWW.ISTANAGOAL.COM AGEN BETTING ONLINE DENGAN PASARAN TERBAIK : SBO | IBC | AFB , DAN GAME TERLENGKAP : SPORT, TOGEL, CASINO LIVE, POKER, SLOT GAME | BONUS CASHBACK SPORTBOOK 15% | BONUS ROLLINGAN CASINO 0.8% DLL.

5 Pemain Top Yang Tak Pernah Tampil di Piala Dunia

Istana Goal - Setiap Pemain Sepak Bola pasti mempunyai impian untuk bemain di turnamen besar Piala Dunia. Turnamen tersebut bisa dibilang sebagai turnamen impian setiap pemain Sepakbola.

Namun tidak semua pemain punya kesempatan bermain di Piala Dunia. Memiliki skill yang hebat tidak menjamin seorang pemain bisa tampil di ajang turnamen empat tahunan tersebut.

Berikut lima pemain Top yang tidak pernah bermain di Piala Dunia,

1. Ryan Giggs ( Wales )


Ryan Giggs bisa dibilang sebagai pemain yang paling sukses di Premier League. Giggs menghabiskan seluruh karir bermainnya di Manchester United dan memenangkan 13 gelar Premier League, 2 trofi Liga Champions, 4 trofi FA Cup dan masih banyak lagi.

Namun, pemain sayap lincah ini tidak pernah lolos ke turnamen internasional dengan Wales. Wales terakhir kali lolos ke Piala Dunia pada tahun 1958 di mana mereka tersingkir di perempat final dari sang juara Brasil.

2. Eric Cantona ( Prancis )


Dengan empat gelar Premier League dalam lima tahun maka tidak mengherankan jika dia disebut 'King Cantona' oleh penggemar Manchester United. Kedatangan Cantona mampu mengubah nasib Setan Merah di mana ia memainkan peran penting dalam membawa United merajai sepakbola Inggris pada tahun 1990-an.

Meski sangat sukses di level klub, Cantona tidak beruntung ketika membela Prancis di Piala Dunia.

Cantona mendapat debut internasional penuhnya saat melawan Jerman Barat pada bulan Agustus 1987 dari Henri Michel. Pada bulan September 1988, setelah dicoret dari tim nasional, Cantona marah dab menyebut Michel sebagai 'a bag of sh*t' dalam wawancara di TV sehingga membuatnya dibekukan dari timnas Prancis.

3. George Weah ( Liberia )


Weah pernah bermain untuk klub Prancis, Italia, dan Inggris. Arsene Wenger adalah orang pertama yang menemukan bakatnya dari Eropa dan merekrutnya ke Monaco pada tahun 1988. Empat tahun kemudian, Weah pindah ke PSG di mana ia memenangkan gelar domestik pada tahun 1994 dan juga menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions pada musim 1994-95.

Weah kemudian pindah ke Milan pada tahun 1995 di mana ia menghabiskan empat musim yang sukses dengan memenangkan dua gelar Serie A.

Meski meraih kesuksesan besar di level klub, Weah tidak bisa melakukan hal yang sama dengan tim nasionalnya. Sebagai salah satu negara kecil di dunia sepakbola, Weah melakukan segalanya untuk mendukung tim nasionalnya.

4. George Best ( Iralndia Utara ) 


Bagian dari Holy Trinity di Manchester United, George Best adalah salah satu legenda terbesar pada era kepelatihan Matt Busby di Manchester United.

Meski Federasi Sepakbola Irlandia menggambarkannya sebagai pemain terhebat yang pernah menggunakan kaos hijau Irlandia Utara, Best tidak pernah berpartisipasi dalam turnamen sepakbola terbesar di dunia. Di masa jayanya, Irlandia Utara gagal lolos ke Piala Dunia 1966, 1970 dan 1974.

5. Alfredo di Stefano ( Argentina & Spanyol )


Satu-satunya pemain dalam daftar ini yang pernah membela dua negara di level internasional, Di Stefano merupakan legenda Real Madrid.

Turnamen Piala Dunia yang menjadi kesempatan pertamanya adalah pada tahun 1950. Tapi Argentina memutuskan tidak berpartisipasi sehingga Di Stefano kehilangan kesempatan untuk bermain di Piala Dunia.

Di Stefano mendapat kewarganegaraan Spanyol dan melakukan debutnya untuk tim nasional Spanyol pada 30 Januari 1957 dalam pertandingan persahabatan di Madrid, mencetak hat-trick dalam kemenangan 5-1 .

Namun, setahun kemudian, Spanyol gagal lolos ke Piala Dunia 1958. Pada tahun 1961, Di Stefano membantu Spanyol lolos ke Piala Dunia 1962. Namun sayangnya, cedera otot membuatnya gagal tampill di sana. 





No comments

Powered by Blogger.