SELAMAT DATANG DI WWW.ISTANAGOAL.COM AGEN BETTING ONLINE DENGAN PASARAN TERBAIK : SBO | IBC | AFB , DAN GAME TERLENGKAP : SPORT, TOGEL, CASINO LIVE, POKER, SLOT GAME | BONUS CASHBACK SPORTBOOK 15% | BONUS ROLLINGAN CASINO 0.8% DLL.

Pengabdian Shang, Tukang Sapu di China yang Tuli, Bisu, dan Cacat Kaki



ISTANA GOAL -  Memiliki fisik yang kurang sempurna ternyata tak selamanya menjadi penghalang untuk bekerja. Seperti Shang Wuyi, pria penyandang cacat kaki asal China yang masih terus bekerja keras sebagai tukang sapu jalanan.

Tak hanya cacat kaki, Shang juga terlahir dengan kondisi tunarungu dan tunawicara. Sudah 12 tahun Shang menjalani profesi tersebut. Shang memulai pekerjaannya setiap pukul 04.00 pagi. Ia bekerja membersihkan jalanan di empat titik di Xi'an, China.


Dikutip dari Asiaone, Kamis (1/2), setiap hari Shang bekerja ditemani sang istri, Wang Yaqing, yang juga sebagai tukang sapu jalan. Keduanya telah menikah selama 21 tahun. Selama menjadi seorang tukang sapu jalanan, Shang tak pernah sehari pun libur, meski cuaca panas atau bahkan sedang badai salju. Shang mengatakan, alasan sangat giat dalam bekerja karena ia lahir pada 1 Mei, tepat di Hari Pekerja Internasional.

Mereka selalu berangkat kerja 30 menit lebih awal dari jadwal. Tetapi apabila sang istri sedang sakit atau sedang cuti bekerja, Shang berangkat pukul 03.00 pagi untuk memastikan pekerjaan itu selesai. Meski begitu sulitnya pekerjaan itu bagi mereka, Wang mengaku harus tetap bertahan karena hidupnya bergantung pada pekerjaan tersebut.

Menurut Wang, sang suami dan dua saudara perempuannya terlahir tuli karena keturunan dari ibu mereka. Wang juga menjelaskan, Shang kehilangan kakinya saat berusia tujuh tahun karena tertabrak kereta akibat tak mendengar kereta akan melintas.

"Meskipun dia tidak bisa berbicara, saya tahu dia sangat menghargai pekerjaan itu," kata Wang. "Dia menyadari tubuhnya cacat sehingga dia harus bekerja lebih keras daripada yang lain untuk mempertahankan pekerjaannya," sambung sang istri.

No comments

Powered by Blogger.